RRI.CO.ID, Mataram – Meningkatnya sorotan terhadap sejumlah kasus di lingkungan pesantren berdampak pada menurunnya kepercayaan sebagian masyarakat. Pimpinan Pesantren Lenterahati Islamic Boarding School, Dr. Muazzar Habibi, menilai fenomena tersebut perlu disikapi secara proporsional.

Ia mengakui bahwa kasus yang mencuat di beberapa lembaga telah memengaruhi persepsi publik secara luas. Namun menurutnya, generalisasi terhadap seluruh pesantren justru berpotensi merugikan lembaga yang telah menjalankan sistem dengan baik.

Muazzar menyebut kepercayaan masyarakat merupakan fondasi utama keberlangsungan pesantren. Ketika kepercayaan itu terganggu, dampaknya tidak hanya pada citra, tetapi juga pada keberlanjutan pendidikan santri.

“Kami memahami ada kegelisahan di masyarakat. Tapi tidak adil jika semua pesantren dipukul rata,” katanya, Kamis 12 Februari 2026.

Ia menilai kepercayaan publik dapat dipulihkan melalui transparansi dan komunikasi terbuka. Pesantren, menurutnya, harus aktif menjelaskan sistem dan langkah preventif yang telah diterapkan.

Muazzar menjelaskan bahwa Lenterahati membuka ruang dialog dengan orang tua santri. Setiap kebijakan dan mekanisme pengawasan disampaikan secara terbuka agar tidak ada kecurigaan.

“Kepercayaan lahir dari keterbukaan. Kalau sistemnya jelas, masyarakat bisa menilai secara objektif,” jelasnya.

Ia juga mendorong pemerintah dan otoritas terkait untuk memberikan edukasi publik yang berimbang. Informasi yang tidak utuh, menurutnya, sering kali memicu kesimpulan prematur.

Muazzar menekankan bahwa pesantren tetap menjadi salah satu pilar pendidikan karakter di Indonesia. Banyak pesantren yang konsisten menjaga nilai moral dan disiplin tanpa pernah tersandung kasus.

“Kita harus bedakan antara oknum dan institusi. Jangan sampai lembaga yang bersih ikut tercoreng,” ucapnya.

Ia berharap masyarakat tetap kritis namun adil dalam menilai. Baginya, menjaga kepercayaan publik berarti menjaga masa depan pendidikan berbasis keagamaan.

“Pesantren akan terus berbenah agar kepercayaan itu kembali kuat,” ujarnya.

Sumber: https://rri.co.id/mataram/iptek/2177695/tokoh-agama-soroti-turunnya-kepercayaan-publik-terhadap-pesantren?nocache=true

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari LENTERAHATI ISLAMIC BOARDING SCHOOL

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca